Perempuan dan Masjid Hyderabad

Charminar. Dok. @sutisnamulyana 2017

#LiburanBersubsidi ke Hyderabad, India. 2017

Ngelihat berbagai keunikan budaya dan keindahan alam India dari film-filmnya, membuat gw menambahkan India sebagai negara yang ingin gw kunjungi.

Cita-cita itu terwujud lewat keikutsertaan gw di program Global Entrepreneurship Summit (GES). Ini adalah program yang diinisiasi oleh pemerintah Amerika Serikat  bekerjasama dengan pemerintah India. Gw dapet info ini dari mailing list Alumni program pemerintah Amerika. Inilah faedah nya rajin daftar milis. Karena suatu saat pasti ada info yang berujung rezeki. Ini bener-bener #LiburanBersubsidi karena pesawat pulang pergi dan hotel bintang 5 disediakan gratis!

Sesampainya di lokasi, gw bertemu dengan Mbak @nawangdiani . Kami tiba pagi hari. Dan karena kegiatan baru dimulai malam hari, kami dan Ibu nya Mbak Nawang memutuskan untuk keliling kota Hyderabad.

Kota ini digadang-gadang sebagai Silicon Valley nya India setelah Bangalore. Perusahaan besar teknologi dunia punya kantor di sini. Dan pastinya banyak perusahaan outsource IT yang dipercaya dunia.

Tapi jelas ini bukan kota wisata. Yang gw bisa lihat hanya bangunan kejayaan masa lampau bernuansa islam. Ga heran karena kota ini salah satu kota dengan mayoritas muslim. Bagus deh jadi ga susah nyari Masjid pikirku.

Lelah mengunjungi berbagai tempat, kami memutuskan untuk mencoba Nasi Biryani yang termashyur itu. Namun sebelum itu, kita mau shalat dulu di sekitar gerai makanan. Ga susah cari masjid di sini. Tapi pas kita baru masuk gerbang. Seorang Bapak melambai-lambaikan tangannya seperti mengusir. Kami tanya kenapa tidak boleh masuk? Sayang nya di kesempatan itu tidak ada yang bisa menjawab nya dengan Bahasa Inggris. Oh mungkin karena gw bersama dua orang perempuan. Dan pintu masuk perempuan berada di pintu lain, begitu pikir kami. Setelah mencoba mencari, masjid itu hanya memiliki satu pintu.

Oh ternyata! Di beberapa tempat di Hyderabad, perempuan tidak boleh masuk masjid. Kata temanku, itu pemahaman kolot hanya sebagian golongan. Di tempat lain di India, perempuan boleh ko masuk Masjid.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *