Alergi Musim Gugur

Saat ikut program 2016 lalu di Amerika, gw tinggal di daerah Connecticut. Di sebuah komplek kampus yang luar biasa besar. Daerah ini berada di wilayah East Coast atau Pantai Timur. Berada di deretan negara bagian yg relatif lebih dingin. Dekat dengan New York dan Massachusetts yang terkenal dengan kampus-kampusnya.

Pas di sana selama 5 minggu, Connecticut sedang musim gugur. Saat dimana daun-daun berubah warna nya menjadi kuning, jingga, bahkan ada yg merah merona. Mereka sedang bersiap perlahan menjatuhkan daunnya menyambut musim turun salju. Dulu pemandangan indah musim gugur ini hanya bisa gw liat di TV atau lewat Google. Masih inget dulu ngedit-ngedit foto di photoshop terus background pohonya dibikin kaya musim gugur😅. Ga nyangka bisa secepat ini menyaksikan musim gugur secara langsung. Gw abadikan momen penting ini dengan ngebungkus beberapa daun kering utk dibawa ke rumah. Sekarang masih ada loh😁

Bukan bermaksud gaya-gayan pake syal, sarung tangan, jaket tebal. Tapi baru musim gugur saja dinginnya menusuk. Sudah berupaya pakai tebal-tebalpun, dinginnya tetap menusuk. Sampai-sampai beberapa hari di sana gw alergi. Beberapa bagian badan gatal-gatal. Karena takut keterusan, gw berkunjung ke dokter di area kampus dan diberi salep sebagai oleh-oleh. Alhamdulillah salep itu membantu. Sehingga bisa menyelamatkan aktifitas belajar (dan jalan-jalan) yang padat.

Btw dengan cuaca dingin kaya gitu, kaos Uniqlo Heattech yg gw beli sangat membantu menahan panas tubuh.

Lo pernah ada alergi pas ke tempat dingin atau suhu berbeda gitu ga? Share pengalamannya dong!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *